Menggunakan Filter

Menggunakan Filter ND1000 BW (How To)

Sebagai seorang fotografer lanskap menggunakan filter menjadi salah satu kebutuhan. Yang paling sering saya gunakan adalah Jenis Filter GND (Graduated Neutral Density), dimana filter ini sangat membantu menyeimbangkan intensitas antara langit dan foreground. Namun tidak hanya GND, saya juga menggunakan Filter ND (Neutral Density), B+W ND 3.0 1000x menjadi daftar wajib saat saya foto.

Filter ND1000 B+W
2014328140536

Visualisasi saat dilihat secara langsung pada cahaya terang.

2014328134406

Filter ini mirip seperti filter ND pada umumnya (yang digunakan untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk kedalam sensor kamera), hanya saja tipe ini mempunyai kepekatan yang cukup padat (cenderung gelap). Kekuatan filter ND secara umum berkisar mulai dari 1-stop hingga 3-stop, yang berarti mereka mengurangi jumlah cahaya  2 sampai 8 kali. Tetapi B+W ND 3.0 1000x filter mampu menurunkan cahaya hingga 10-stop yang berarti mengurangi jumlah cahaya sekitar 1000 kali!

Mengapa Menggunakan Filter ND?

Salah satu alasan utama menggunakan filter ND adalah untuk memungkinkan kita menggunakan kecepatan rana lebih lama daripada yang biasanya kita capai pada kondisi pencahayaan tertentu. Sebagai contoh, jika kita mengambil foto tanpa filter adalah ISO 100, f/11, 1/40 detik kemudian dengan foto yang sama kita gunakan 3-stop ND filter tentunya setting akan menjadi ISO 100, f/11, 1/5 detik. Eksposur lebih panjang (lama) memungkinkan Anda untuk mengaburkan obyek yang bergerak, seperti awan atau air, juga memberikan efek yang banyak dan bervariasi sesuai dengan kebutuhan kita.

Cara Menggunakan Filter ND 3.0 1000x B+W

Filter ini sering dibandingkan dengan masker untuk tukang las, karena filter ini begitu pekat hampir tidak dapat melihat apa-apa melalui filter ini . Hal ini lah yang menjadikan suatu tantangan untuk mengambil foto dengan penggunaan ND1000 (sehingga kamera akan sulit mencari fokus secara otomatis dan membaca metering) . Untuk menyiasati masalah ini , berikut langkah-langkah yang saya ambil ketika menggunakan 10 – stop filter :

  1. Ambil komposisi foto seperti yang biasa kita lakukan tanpa menggunakan filter.
  2. Fokus dalam mode AF (Auto Focus) , kemudian setelah semua telah sesuai pindahkan pengatur lensa menjadi MF (Manual Focus). Hal ini akan mencegah kamera mencari titik fokus baru saat filter ND1000x kita telah dipasang. Sangat bermanfaat jika anda mengenali lensa dan kamera anda untuk menentukan jarak Hyperfocal (Saya bahas pada Sesi lain).
  3. Pilihlah Mode A/Av (Aperture value), tentukan titik metering yang anda inginkan. Ingat atau catat berapa anda tentukan A dan S yang didapat (Misal Aperture = 11 dan Speed = 1/200s).
  4. Ambilah 1 Shutter Foto pada kondisi normal, kemudian pasangkan Filter ND1000x anda (ingat langkah ke 3.
  5. Rubahlah mode menjadi M, setting Angka Aperture (f)  seperti yang anda tentukan pada langkah ke 3 tadi. Sehinga Karena menggunakan ND1000x berarti hitungan S menjadi 1/200 x 1000 = 5s (5 Detik). Jika hasil S lebih dari 30s (30 Detik) gunakan mode bulb, akan sangat memudahkan jika anda memiliki Remote Shutter release (cord / wifi / RF).
  6. Untuk menyesuaikan kita bisa menaik-turunkan 1 hingga 2 stop. Gunakan EV kompensasi jika dibutuhkan.
  7. Tekan shutter anda untuk mencobanya 🙂
  8. Tips Untuk B+W ND 3.0 1000x Gunakan WB Kelvin 3850-4850 (Sesuaikan).

Contoh Foto :

DSC_3810_2-WEB
[DOMPAK SUNSET] D700 – 16MM – B+W 3.0  – f10 – 6 Seconds – Centerweight – EV = 0

DSC_4273-640
[TRADITIONAL WOODEN BOAT] D700 – 16MM – B+W 3.0  – f22 – 22 Seconds – Matrix – EV = 0

Selamat mencoba, gunakan fasiltas comment untuk bertanya atau gunakan Link Contact pada menu utama website. Rekomendasikan Tutorial ini jika bermanfaat.

Comments

comments